Menutup kebocoran antara TPH dan jembatan timbang.
Angka panen yang dicatat mandor di lapangan tidak pernah cocok dengan angka yang diterima pabrik. Selisihnya baru ketahuan saat rekonsiliasi bulanan, ketika sudah tidak mungkin ditelusuri lagi siapa dan di mana.
Tantangan
- Selisih kirim–terima 2–4% tanpa penjelasan, terdeteksi terlambat
- Surat pengantar buah masih kertas dan sering hilang di jalan
- Taksasi blok dibuat manual, meleset jauh dari realisasi
- Premi pemanen dihitung dari rekap kertas akhir bulan
Yang diterapkan
- Pencatatan panen di TPH dengan koordinat dan foto bukti
- e-SPB digital tertaut ke unit angkut dan sopir
- Integrasi langsung ke jembatan timbang pabrik
- Deteksi anomali harian untuk selisih di luar kewajaran
- Prakiraan produksi per blok menggantikan taksasi manual
Yang berubah
- Selisih timbang muncul sebagai peringatan di hari yang sama
- Setiap rit bisa ditelusuri sampai blok dan pemanennya
- Premi terhitung otomatis dari output yang terekam
- Rapat bulanan berpindah dari mencari angka ke membahas tindakan
Slot kutipan — akan diisi pernyataan dari pihak kebun setelah implementasi nyata dan izin publikasi diperoleh.